Sebanyak puluhan siswa-siswi kelas 4 Ibnu Haytam dari sekolah inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya mengikuti kegiatan kelas kolaborasi di Laboratorium Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), Pagesangan, pada Rabu (14/10/2026).
Dalam kunjungan edukatif ini, para siswa didampingi langsung oleh Wali Kelas 4 Ibnu Haytam, Agustin Padhu Rahmawati, S.Pd., serta mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UMSURA, Luluk.
Setibanya di lokasi, rombongan siswa disambut hangat oleh Dosen DKV UMSURA, Aris Kurnia Wicaksono, S.Sn., M.Ds., beserta tim mahasiswa yang terdiri dari Rohmatul Wulan, Lailatul Faizah, Tiara Nazwa Salsabila, dan Nasywa Nailah Suksma.
Praktik Menggambar Sketsa Perspektif Dua Titik Hilang
Agenda utama dalam kelas kolaborasi ini adalah pelatihan praktik menggambar sketsa teknik perspektif dua titik hilang. Tim dosen dan mahasiswa DKV UMSURA membimbing anak-anak secara langsung untuk memvisualisasikan objek gedung dan jalanan.
Meski menggunakan media yang relatif sederhana—seperti kertas HVS, buku gambar, pensil, dan penggaris—antusiasme para murid tampak sangat tinggi. Mereka tak ragu untuk berinteraksi aktif dan bertanya kepada para instruktur demi menghasilkan karya sketsa yang presisi.
Bagi sebagian besar siswa, teknik menggambar perspektif dua titik hilang merupakan pengalaman baru yang menantang namun menyenangkan.
Sambutan Antusias dari Para Siswa
Pengalaman berharga ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Khansa Inara Ramadhani Pratama, salah satu siswi kelas 4, mengaku sangat menikmati jalannya kegiatan di lingkungan kampus tersebut.
“Saya senang sekali bisa mengikuti kelas kolaborasi di kampus UMSURA ini. Saya bisa belajar membuat sketsa bersama teman-teman,” ujar Khansa dengan penuh semangat.
Senada dengan Khansa, murid lainnya, Rifan Wildan Suryanata, juga menyampaikan rasa gembiranya dapat menimba ilmu seni rupa langsung dari ahlinya.
“Kegiatannya seru sekali, saya dan teman-teman bisa belajar menggambar sketsa sebaik-baiknya,” tutur Rifan.
Melalui kegiatan kelas kolaborasi ini, SD Muhammadiyah 7 Surabaya berharap dapat terus menumbuhkan kreativitas, mengasah literasi visual, serta memberikan pengalaman belajar secara langsung (hands-on learning) bagi para peserta didik sejak dini.
