Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya menggelar pembelajaran kelas alam di Taman Flora Bratang, Senin (7/9/2026). Salah satu kelas yang mengikuti kegiatan ini adalah kelas 5 Ibnu Sina, didampingi wali kelas dan mahasiswa PLP Umsura yang bertugas.
Pembelajaran terbagi dalam dua mata pelajaran, yakni PJOK dan Sains/IPA. Pada sesi PJOK, siswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan olahraga bersama Miqdad Lazuardi SH.
Guru PJOK tersebut memodifikasi permainan basket sederhana dengan menggunakan kun sebagai ring basket. Modifikasi dilakukan karena keterbatasan lapangan dan ring basket.
“Tujuannya biar semua anak bisa ikut, aman, dan tetap melatih gerak dasar basket,” ujar Miqdad, Guru PJOK.
Dalam permainan yang diberi nama “Basket Kun” tersebut, dua buah kun diletakkan di pojok lapangan sebagai ring. Siswa menggunakan bola plastik agar lebih aman saat bermain. Permainan dilakukan satu lawan satu.
Pemain harus berebut bola dan memasukkan bola dengan cara melemparkannya ke kun hingga jatuh. Setiap kun yang jatuh bernilai satu poin. Sebelum mencetak poin, siswa wajib melakukan gerakan dasar basket, yakni dribble, passing, dan shooting.
Melalui permainan ini, siswa melatih kombinasi gerak dasar, mulai dari gerak lokomotor seperti berlari dan berpindah tempat saat menyerang, gerak nonlokomotor seperti menekuk lutut dan mengayunkan tangan saat menembak, hingga gerak manipulatif seperti menggiring, melempar, dan menangkap bola.
Belajar Biotik dan Abiotik
Setelah kegiatan PJOK, siswa mengikuti pembelajaran Sains/IPA bersama Natasyah Dwi Nursyamsi. Mereka mempelajari materi benda biotik dan abiotik yang ada di lingkungan sekitar.
Siswa diajak berkeliling Taman Flora sembari mengerjakan lembar kerja peserta didik (LKPD). Dalam lembar tersebut, mereka mendapat tugas menganalisis benda-benda yang ditemukan berdasarkan klasifikasi biotik dan abiotik.
Siswa tampak antusias mengikuti penjelasan Natasyah. Sesekali, mereka juga mengajukan pertanyaan mengenai materi yang telah disampaikan.
Kesan positif disampaikan Nailah Ansaria Agustin. Ia mengaku senang bisa belajar mengenai benda biotik dan abiotik sambil menjelajahi Taman Flora.
“Saya senang sekali dapat mempelajari benda biotik dan abiotik sembari menjelajahi Taman Flora ini,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Adelio Aria Bara. Bagi Adelio, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kelas alam sebagai siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya.
“Ini merupakan kelas alam pertama saya sebagai murid di SD Muhammadiyah 7 Surabaya, kegiatannya menyenangkan dan seru sekali pokoknya,” ujarnya.